Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Featured Posts

Tuesday, May 19, 2015

Curug Belot, pesona Air Terjun yang Tersembunyi

Setelah Curug Bayan, kali ini info tempat wisata di sekitar Banyumas yang ingin saya bagikan adalah Curug Belot. Lokasinya masih disekitaran Baturraden juga, tepatnya di Desa Rempoah. Ini merupakan potensi wisata yang masih pelu dikembangkan, dan merupakan aset yang dimiliki desa Rempoah. Saya pribadi memiliki kesan tersendiri terhadap tempat ini. Bagimanapun tempat ini tidak bisa dilupakan begitu saja buat saya, karena di daerah inilah saya menghabiskan masa kanak-kanak saya..he..he.. Saya dilahirkan dan dibesarkan di daerah ini. Jadi saya tahu betul seluk-beluk dareah ini. Di curug inilah barangkali saya dulu pernah belajar berenang, mandi, ciblon, cari ikan dll bersama temen-temen. Saya sering menghabiskan waktu bersama temen-temen seharian di sekitar curug ini.. Pokoknya berkesan banget dan tidak mungkin terlupakan. Hanya saja setelah belasan tahun ditinggalkan, banyak perubahan di daerah ini, terutama hal akses ke curug Belot ini. Mungkin karena makin banyak dikunjungi wisatawan, jadi warga sekitar sadar bahwa perlu adanya pembenahan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan tentu untuk memepermudah akses ke curug Belot.
Kembali ke curug Belot... Curug ini sebenarnya metupakan pertemuan antara 2 buah sungai, yaitu sungai Belot dan sungai Pelus. Sehingga warga sekitar juga menyebut curug ini dengan curug Tempuan. Curug ini cukup tinggi, lebih tinggi dari curug Gede dai Baturaden dan curug Bayan. Curug Belot ini juga memiliki aliran air yang cukup deras dan aliran terjadi sepanjang tahun, tidak pernah kering. Berada di sekitar curug, kesejukannya sangat terasa, sejuk khas pegunungan. Airnya cukup jernih dan tentu dingin. Di sekitar curug dikelilingi tebing-tebing yang cukup rimbun dengan pepohonan. Bahkan di tebing sebelah kanan terdapat sebuah gua kecil yang saya sendiri gak tahu seberapa dalamnya gua tersebut. Pokoknya, berkunjung ke curug belot, dijamin, kepenatan, capek akan hilang....he..he..
    Sumber gambar: wisata.kompasiana.com

Gimana? Penasaran dengan tempat ini..? Pokoknya jangan lewatkan mampir ke tempat ini kalau anda berkunjung ke kota kripik Purwokerto, apalagi kalau tujuan Anda ke Baturraden... Nyesel deh kalau gak mempir..he..he..
Akses ke tempat ini cukup mudah. Bisa dengan kendaraan pribadi atau dengan angkutan umum. Kalau dari Purwokerto, naiklah angkutan pedesaan yang jurusan Baturraden, angkutannya warna hijau.   Kemudian turunlah di desa Rempoah, tepatnya di depan BRI unit Baturraden. Dari situ tinggal jalan kaki ke arah Timur, atau ke kanan. Ikutin aja jalan itu, nanti di ujung jalan ada petunjuk untuk menjuju curug Belot. Dari ujung jalan menuju curugnya sendiri jalannya berkelok-kelok dan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Terakhir saya ke sana sich jalannya sudah ada perbaikan,dengan disemen sebagian, jadi lebih memudahkan wisatawan. Untuk masuk ke Curug Belot, sampai saat ini setahu saya tidak ada tarikan karcis, alias Gratis. Hanya saja untuk yang bawa kendaraan sendiri, motor atau mobil harus bayar Parkir.
Untuk fasilitas, memang masih sangat kurang saya rasa. Hanya warung-warung kecil yang ada di sekitar situ, penginapan belum ada, Akses jalan juga masih banyak yang perlu dibenahi.

Monday, May 18, 2015

Wisata Curug Bayan

Kali ini saya ingin menulis sedikit tentang daerah kelahiran saya. Maksudnya biar bisa berbagi informasi sekaligus mengenang masa kecil disana, mengenang tempat-tempat kluyuran saya..he..he..
Anda pasti tahu, salah satu tempat tujuan wisata di Jawa Tengah, Baturraden. Ya, Baturraden identik dengan Purwokerto atau Banyuams. Kalau membicarakan tempat wisata di Purwokerto, pasti  langsung ingat Baturraden. Padahal masih banyak tempat-tempat wisata alam yang lain selain Baturraden. Mungkin karena belum banyak diketahui orang, jadi tidak seterkenal Baturraden.
Salah satu tempat yang bisa Anda coba kunjungi saat berkunjung ke kota Kripik adalah Curug Bayan atau air terjun Bayan. Ini salah satu tempat saya main diwaktu kecil..he..he.. Kurang lebih 3 Km dari tempat saya dilahirkan. Pesona alamnya, tidak kalah dengan Baturraden. Bahkan masih terkesan alami banget. Airnya masih sangat jernih dan tentu dingin khas air pegunungan. Dikitari bukit dan pepohonan yang rimbun menhijau. Mungkin karena belum banyak diketahui wisatawan kali ya… Pokoknya rekomended banget deh buat dikunjungi…
Lokasinya sebenernya tidak jauh dari Lokawisata Baturraden, masih satu kecamatan dan masih di lereng Gunung Slamet juga. Tepatnya di desa Kalipagu, Ketenger, Baturraden. Memang lokasinya agak ke dalam, tidak ada akses angkutan umum ke sana. Jadi kalau mau ke sana ya bawa kendaraan sendiri. Kalau mau jalan kaki ya sekitar 2 km barangkali dari akses angktan umum. Paling gampang kalau mau ke Curug Bayan ya lewat jalan barat Purwokerto-Baturraden. Begitu sampai desa Ketenger/Kalipagu, Tanya aja..pasti ketemu. Kalau lewat jalur timur, setelah melewati pintu gerbang Baturraden dan sampai desa Ketenger, SD N Ketenger belok kiri, ikuti jalan terus, nanti ketemu pertigaan terus ke kanan arah Baturraden, kemudian sekitar 1 km ketemu pertigaan belok kiri lagi. Ketemu deh lokasinya…
Sebelum sampai Curug Bayan, nanti ada pos/portal pembayaran karcis(dulu sich gak ada waktu aku masih kecil..he..he..). Kalu gak salah kercis masuknya Rp 2500,- per orang. Kemudian selain karcis juga bayar uang parkir kendaraan kalau bawa kendaraan. Tempat parkir cukup luas untuk roda 2 maupun roda 4.
Buat yang suka berenang, silakan berenang pasti seru deh… Disana juga ada penyewaan ban buat berenang lho… Juga ada kamar mandi buat bilas jika selesai berenang.
Di sana juga ada villa buat yang memerlukan penginapan. Villa kecil namun dengan view cukup bagus yaitu lembah sungai dan curug Bayan. Selain itu juga ada bebrapa warung penjual makanan, jadi jangan kuatir kelaparan disana.  Penasaran berkunjung ke Curug Bayan??



Saturday, December 20, 2014

Kisah Inspiratif : Lengan Ibunda

Suatu hari, seorang anak remaja secara tidak sengaja mendapati bahwa lengan ibunya ternyata jelek sekali, penuh dengan bekas luka bakar. Selama ini sang ibu berhasil menyembunyiaknnya dengan selalu memakai baju berlengan panjang hingga pergelangan tangan. Si Remaja kaget, terkejut, dan menunjukan mimik tak suka, bahkan terlihat merasa jijik.
Ibunda yang melihat reaksi anaknya demikian berkata dengan lembut, "Nak, kamu ke sini deh sebentar. Ibu mau cerita tentang lengan ini."
Perlahan si Anak mendekati ibunya.
"Kamu mau tahu kenapa lengan Ibu jelek seperti ini?" tanyanya.
Si Anak menggeleng perlahan.
"Ceritanya begini. Dulu, ketika kamu masih bayi, kita adalah keluarga baru yang datang dari Sumatra merantau ke Jakarta ini. Ayahmu hanya mamapu mengontrak rumah sederhana di pemukiman padat. Setiap hari ayahmmu membanting tulang mencukupi kebutuhan kita. Sedangkan ibi selain mengasuh kamu, juga harus bekerja sebagai buruh cuci."
"Suatu hari, ketika ibu sedang mencuci, terdengar teriakan, 
"Kebakaran....kebakaran....kebakaran...!" Dengan panik, Ibu meninggalkan cucian, berlari menuju kebakaran. dan sampai di sana Ibu langsung lemas, karena ternyata rumah kita sedang diamuk api."
"Tahukah di mana kamu saat itu?" Tertidur pulas di kamar!
Dengan histeris ibu menerobos masuk, tetapi segera dihalangi sejumlah laki-laki bertangan kuat. Tentu tak mungkin Ibu membiarkanmu dialalp api. Dengan sekuat tenaga dibantu badan ibu yang licin berbalut sabun, Ibu pun terlepas."
"Ibu menerobos masuk, menerjang pintu kamar, dan menemukan kamu sudah dikelilingi api. Syukur kamu belum apa-apa. Dengan segera Ibu membungkus kamu dengan sarung Ibu yang memng sedang basah. Tinggal, bagaimana caranya keluar? Asap hitam di mana-mana dan Ibu kehilangan arah. Tapi ibu nekat menerobos dan berhasil menemukan pintu."
"Sayang, karena panik, Ibu tidak memperhatikan sekeliling. Sebatang balok yang menyala menimpa bahu Ibu dan lengan Ibu. kamu terlepas dan diselamatkan warga. Tapi seperti inilah lengan Ibu jadinya."
Mendengar kisah dramatis itu, si remaja diam terpaku, terpesona. Perasaan haru memenuhi hatinya sehingga tanpa sadar air mata pun meleleh di pipinya. Perlahan ia mendekatkan dirinya ke tangan Ibunya, memeluk dan menciuminya seraya berkata, "Tangan Ibu hebat. Aku bangga, Ibu begitu sayang, rela mengorbankan segalanya demi aku. Aku sayang lengan Ibu,"

Sesuatu itu baik atau buruk tergantung pada bagaimana kita melihatnya. Lengan Ibu tampak buruk tanpa kisah di baliknya. Namun ketika kisahnya dibentangkan, seketika terjadi perubahan pandangan, dari lengan buruk jadi lengan indah.

Dikutip dari : Buku Kafe Etos, Jansen Sinamo, Institut Darma Mahardika.

Thursday, December 11, 2014

Menjelang Launching d'Orange Store

Selamat Pagi Sahabat,
Setelah sekian lama memanfaatkan blogspot untuk toko online, d'Orange Store akan segera melaunching web toko online yang lebih profesional. Saat ini web toko online d'Orange Store masih dalam proses finishing dan sebentar lagi kelar. D'Orange Store memanfaatkan CMS Drupal. Ada beberapa alasan menggunakan drupal untuk toko online antara lain merupakan framework yang solid, sangat baik dalam kategori konten, support database selain MySQL, update otomatis, fitur-fitur yang modular, development yang cepat, lebih ringan, lebih responsif untuk akses beberapa gadget dan masih banyak kelebihan yang lain.
Untuk produk toko online d'Orange Store yang selama ini lebih pada fashion dengan brand whoops, Youges, Whoopees dan Etphis, pada web yang baru akan dilengkapi beberapa fashion dari brand lain sehingga akan menambah lengkap koleksi fashion kami dan memberikan banyak pilihan pada customer.
Saat ini web kami masih dalam development, namun sudah dapat di akses di http://www.deorangestore.com.
Dan tunggu tanggal launchingnya........

Saturday, July 19, 2014

Dampak Buruk Bila Sering Membentak Anak

For Mom's: Dampak Buruk Bila Sering Membentak Anak: “Tahukan bunda di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh. Satu bentakan atau maki...

Sunday, June 8, 2014

Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

FIFA WORLD CUP 2014 Brasil tinggal menghitung hari. Berikut ini Jadwal Penyisihan Piala Dunia 2014 Brasil yang di Indonesia akan disiarkan oleh TV One dan ANTV.









































































Sumber : www.tvonenews.tv
 

Blog Archive

 
Blogger Templates