Showing posts with label Media Sosial. Show all posts
Showing posts with label Media Sosial. Show all posts

Monday, May 11, 2020

Asset Profit TEBEL di dunia online yang mungkin masih belum banyak yang TAU

Asset Profit TEBEL di dunia online yang mungkin masih belum banyak yang TAU

Di zaman yg serba digital ini menuntut banyak orang untuk bisa mencari income dari dunia online.
Dan kita mungkin sudah tau bagaimana potensi besarnya berjualan di online.
Contoh :
1. Jualan di google ads
2. Jualan di facebook/instagram ads
3. Jualan di facebook organik
4. Jualan dengan pasukan reseller
5. Jualan ternak akun publik di instagram
6. Dst
Kesemua itu sangat memungkinkan untuk dapat profit TEBEL, jika dijalankan dengan serius.
-----------------
Contoh poin 1 2 3 diperlukan budget iklan untuk mendapatkan traffic yg berkunjung ke toko online kita. Namun contoh dipoin 3 mungkin butuh budget iklan untuk merekrut reseller saja, karena memang nanti kita berjualan dibantu oleh reseller.
Nah untuk contoh poin 3 dan 5 itu hampir 0 Rupiah untuk budget iklannya, karena kita bisa bangun semuanya dari awal tanpa modal sepeserpun.
-----------------
Di facebook sendiri ada orang2 yg ternak akun disana, namun saya belum paham apakah potensi untuk dapatkan profitnya gede atau tidak.
Jika di instagram, saya sudah liat sendiri banyak orang yg memang punya penghasilan sangat besar hanya mengandalkan ternak akun publik disana. Bahkan ada lho yg sudah punya tim sendiri karena mungkin kewalahan kelolanya.
-----------------
Akhirnya saya kenal dengan kawan saya yg memang tekun banget ternak akun publik di instagram.
Saya cukup kaget ketika dibulan maret 2020 kemarin beliau dapat closing 35jutaan dari jual akun publiknya.
Woowww!!!
Ternyata segurih itu ya...
Diapun sudah merangkum semua materinya didalam ecourse yg namanya brutal instagram. Didalamnya ada 65 Video materi yg membahas detail tentang akun publik di instagram.
-----------------
Saat ini sudah ada 278 orang yg BERGABUNG di ecourse ini
Kamu penasaran mau join?
Bisa cek dulu detailnya di
https://bit.ly/3bnpFvk

Wajib masukkan kode kupon HEMATPISAN saat daftar nanti, supaya dapat diskon 50% dan bonus specialnya

Friday, May 8, 2020

JUALAN LARIS DI FACEBOOK SECARA ORGANIK

JUALAN LARIS DI FACEBOOK SECARA ORGANIK

Berjulan di facebook agar laris bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan FB Ads dan oprtimasi facebook secara organik.
Kali ini saya akan berbagi bagaimana cara meningkatkan penjualan dengan menggunkan facebook secara organik.
Kunci sukses jualan di facebook secara organik agar laris manis adalah dengan memperbanyak teman tertarget dan konsisten posting banyak foto setiap harinya.
Langkah-langkah optimasi facebook organik biasanya adalah sbb:
1. Melakukan add friend tertarget sebanyak-banyaknya.
Temukan dulu target market anda ada dimana. Anda bisa search di group-group yang berkaitan dengan produk anda. Anda juga bisa mengunjungi fanspage kompetitor anda. Misalkan produk Anda adalah sepatu pria, maka carilah group-group tentang sepatu pria, atau fanspage produk sepatu pria kompetitor anda, kemudian add friend mambernya. 
Atur add friend agar tidak terkena peringatan dari FB. Untuk awal-awal cukup add friend 10 di pagi hari, 10 siang hari dan 10 sore hari. Kemudian tingkatkan secara bertahap, misalkan jadi 20, kemudian 30. Setelah 5 hari, istirahat 2 hari jangan add friend. Pada hari ke 7, lakukan delete terhadap permintaan pertemanan yang tidak direspon.
Demikian seterusnya lakukan secara berulang.
2. Perbanyak posting baik untuk branding maupun promosi.
Posting status yang kira-kira menarik untuk dibaca mereka, tidak harus tips atau tentang produk kita. Bisa posting tentang hal-hal yang lucu, unik atau teka-teki misalnya, yang intinya memancing mereka untuk berinteraksi dengan postingan kita. Interaksi bisa berupa Like, Comment atau Share postingan kita. Dengan begitu, kedepannya bila kita posting sesuatu besar kemungkinan akan muncul di beranda mereka.
3. Jaga hubungan dengan berinteraksi dengan mereka.
Luangkan waktu 15-30 menit mengunjungi beranda FB Anda, dan lakukan Like atau Comment di postingan Friend-friend Anda.
4. Gabung dengan group-group yang sesuai dengan produk Anda dan berinteraksi di sana.
Rutinitasnya seperi itu, terus berulang, setiap hari...dan setiap hari...
Lha Jualannya kapan?
Tidak usah terlalu sering, luangkan saja waktu 7 hari dalam sebulan untuk promosi.
Promosinya sebaiknya promo diskon dengan berbatas waktu. Tujuannya untuk meciptakan scarcity/ketebatasan waktu.
Cuman masalahnya....
Pasti ada rasa bosan...jenuh...merasa buang-buang waktu...melakukan sesuatu yang berulang setiap hari...dan setiap hari...
Belum lagi kalau kita punya lebih dari satu akun FB.
Gimana caranya agar pekerjaan itu menjadi lebih ringan?
Ya lakukan pekerjaan itu secara otomatis..!! Emang bisa?
Ya bisa dong....
Pingin  tahu caranya? Pelajari DISINI

Monday, May 4, 2020

Kalau Corona Berakhir Saya Akan..

Kalau Corona Berakhir Saya Akan..


Ini angan-angan yg ada di benak saya dan mungkin milyaran org di dunia saat ini...

Tetapi bagaimana jika ini tidak berakhir-berakhir?


Gimana kalau ini semua adalah kehidupan normal kita ke depannya?


Apakah kita cuman mau menunggu seterusnya? Kalau yg ditunggu engga datang gimana?


Nah, daripada menunggu dan menunggu, kita bisa coba lakukan sesuatu yang mungkin belum kita coba sebelumnya, kita bisa tetap produktif. Yang biasanya jualan offline misalnya, coba jualan secara online. Dengan online, kita masih  bisa menghasilkan walaupun di rumah saja.. Kita bisa mempromosikan dagangan kita tanpa harus keluar rumah. Banyak media online yang bisa kita gunakan untuk mempromosikan dagangan kita, diantaranya adalah:
1. Promosi dengan Whatsapp
WA selain untuk berkomunikasi, juga bisa digunakan untuk promosi.
Anda bisa promosi ke grup2 yang anda ikuti.
Anda bisa update status menggunakan gambar produk yang menarik.
Kita juga bisa MENGUMPULKAN database nomor WA sekaligus bisa mengirim pesan ke BANYAK nomor sekaligus yang tertarget dengan menggunakan sebuah software WA Sender.
Software ini cukup keren karena bisa memberikan sapaan, bisa ambil data langsung dari grup, dll.
Video demonya bisa dilihat disini: https://bit.ly/2Wo1O9k

2. Promosi menggunakan Facebook
Promosi menggunakan Facebook bisa dilakukan dengan cara berbayar atau cara organik/tanpa biaya iklan.
Cara organik tanpa biaya iklan di facebook bisa dilakukan dengan cara:
- Update status di beranda masing-masing. Pakai foto yang menarik + caption yang bikin orang langsung arahin ke WA gitu hehehe..
- Posting di facebook marketplace. Ini GRATIS lho. Bahkan bisa pilih kotanya mana aja yang mau anda jualin. Baik di lokal atau bisa pilih di luar negeri.
Khusus untuk posting ke facebook biar ga capek, bisa pakai alat bantu ini yang bisa otomatis posting

Tapi kalau mau belajar dulu ikut kursus supaya bisa banjir order di Facebook Marketplace, anda bisa ikutan kursus disini: https://bit.ly/2zXO8ub
 Itu aja dulu, Insya Alloh bisa membantu promosikan bisnis temen-temen khususnya yang masih offline. Jadi bisnis offline promosinya online.
Dunia sedang bergerak.... dan kenyataannya memang ke arah online.Mau ga mau Anda harus belajar internet marketing kan? Mau ga mau Anda harus belajar online kan? Mau gak mau Anda harus mulai jualan secara online kan?
⁣⁣




Friday, May 1, 2020

Cara Ampuh Mempromosikan Akun Instagram

Cara Ampuh Mempromosikan Akun Instagram


Awalnya instagram diciptakan sebagai media sosial untuk upload gambar atau foto dari smartphone. Sama halnya seperti media social lainnya, fungsinya pun bergeser seiring dengan banyaknya bisnis yang menggunakan instagram untuk keperluan marketing. Siapa sangka, Instagram yang merupakan sebuah aplikasi berbagi gambar kini telah berkembang menjadi salah satu alat marketing yang paling efektif dalam menjual produk. Efektivitas ini tak lepas dari gambar yang dibagikan. Kekuatan visual dianggap lebih mempunyai daya tarik untuk membawa pengunjung melakukan konversi dibandingkan dengan cara lainnya. Bahkan pengguna instagram naik secara signifikan setahun 2 tahun belakangan. Indonesia salah satu Negara terbanyak pengguna instagrammnya. Jelas, media sosial ini dilirik menjadi salah satu alat marketing yang ampuh. Bagusnya lagi, para pengguna instagram rata-rata adalah pengguna aktif.
Saatnya anda mulai memanfaatkan instagram untuk bisnis anda. Bukan hanya buat kepo-in para selebritis ya... Berikut ini strategi marketing di instagram yang perlu anda ketahui:

1.     Gunakan foto/gambar yang berkualitas baik
Instagram tidak terlepas dari gambar. Upload foto/gambar yang berkualitas baik karena foto menarik yang mempunyai kualitas gambar tinggi telah memperoleh interaksi yang lebih besar. Buktinya, ratusan bahkan ribuan like dan komentar telah didapatkan oleh beberapa akun yang telah menerapkan cara ini. Selektiflah memilih foto untuk diupload di instagram. Hal yang perlu diingat yaitu jangan terlalu banyak menggunakan efek editing. Alhasil gambar nanti tidak sesuai dengan aslinya, ini bisa membuat customer anda kecewa.
2.     Rutin posting gambar
Rajin posting gambar setiap harinya, strategi ini berguna untuk memelihara follower anda. Usahakan agar Instagram anda tetap mempunyai aktivitas yang konsisten setiap harinya. Anda bisa posting foto event, foto proses pembuatan produk atau foto toko offline anda.  Pertanyaannya, bagaimana jika seandainya Anda tidak mempunyai foto yang menarik untuk dibagikan? Sesekali anda bisa posting kegiaan yang menarik bagi anda atau posting foto lainnya yang cukup menarik komentar follower anda dan jangan lupa quotes yang seru juga.
3.     Jangan abaikan kepopuleran hashtag (#)
Hashtag (#) bukanlah sebuah tren sesaat yang hanya digunakan untuk hiasan saja. Melainkan, hashtag tersebut disertakan untuk membuat produk bisnis anda semakin dikenal. Kategorikan semua posting anda dengan tanda pagar (#) di kolom keterangan (caption). hashtag dapat meningkatkan visibilitas konten anda. Buat hashtag unik untuk bisnis anda dan posting secara berkala. Selanjutnya  secara otomatis kategori unik memungkinkan pengguna dengan mudah menemukan foto produk bisnis anda melalui fitur pencarian Instagram.
4.     Gunakan nama akun yang mudah diingat
Berbisnis melalui media sosial seperti Instagram, maka anda perlu memperhatikan pemilihan nama akun anda. Carilah nama yang menarik dan mudah diingat. Jangan gunakan nama yang panjang yang sulit dieja apalagi diingat hanya gara-gara ingin unik.
5.     Follow sebanyak-banyaknya
Sebagian besar pengguna sungkan untuk memfollow lebih dulu. Namun ketika kita bicara tentang, jangan pernah sungkan. Anda dapat berinisiatif untuk follow calon pelanggan terlebih dahulu. Sehingga mereka bisa mencari tahu tentang siapa kita dari foto-foto milik kita ketika kita memfollow mereka.
6.     Tunjukkan kegunaan produk
Calon customer anda tentu ingin tahu kegunaan produk yang anda tawarkan. Anda bisa menampilkan tutorial penggunaan, manfaat produk, testimony customer anda yang lain, dsb. Penyampaian yang menarik akan menarik minat customer. Adakalanya mereka tidak membutuhkannya tapi jika anda tampilkan sesuatu yang menarik maka mereka tidak sungkan untuk mencoba produk tersebut.
7.     Berikan hiburan yang menarik
Beri hiburan menarik di akun instagram anda. Bisa berupa video lucu, kuis berhadiah,, dll. Ini bisa memberi semangat follower anda, biar mereka kepo-in akun instagram anda terus.

Saturday, June 15, 2019

Jenis-Jenis Iklan di Facebook

Jenis-Jenis Iklan di Facebook

Ok, setelah berhasil membuat Fanspage, berarti temen-temen sudah bisa membuat campaign atau iklan di Facebook. Sebelum memulai iklan, sebaiknya temen-temen harus tahu jenis-jenis iklan di Facebook. Memang iklan di Facebook ada berapa jenis, dan apa saja? Mari kita bahas bersama.
Saat temen-temen membuat campaign/iklan, maka akan muncul tampilan ads manager seperti gambar di bawah ini.

Itulah pilihan jenis-jenis iklan di Facebook. Mari kita bahas satu-satu.
1. Page Post Engagement (PPE)
Page Post Engagement (PPE) juga biasa disebut "Bost Your Post" atau "Promosikan Kiriman". Iklan jenis ini biasanya digunakan untuk meningkatkan jumlah engagement atau interaksi (Like, Comment, Share) sebuah postingan atau iklan.
Kelebihan jenis iklan PPE ini antara lain:
  • Cocok untuk Branding Bisnis temen-temen. Iklan jenis ini sangan cocok  untuk mengenalkan produk temen-temen ke audiens yang tertarget.
  • Untuk yang jualan produk dengan menyertakan kontak Whatsapp
  • Iklan lebih murah, apalagi semakin banyak like, comment dan sharenya yang menandakan bahwa iklan temen-temen semakin viral.
Iklan dengan PPE bisa menggunakan Gambar, Video ataupun tanyangan slide atau carosel.
Semakin banyak Like, Comment dan share bererti iklan temen-temen makin banyak dilihat orang. bererti pelung untuk terjadinya closing penjualan akan semakin tinggi.

2. Click to Website/Traffic
Iklan ini cocok untuk temen-temen yang memiliki website atau toko online. Pada iklan ini, target audience facebook anda, ketika melakukan klik pada tombol iklan facebook anda, akan diarahkan ke website anda.
Iklan Click to Website/Traffic memang lebih mahal dari iklan PPE, namun tingkat closing lebih tinggi karena orang yang melakukan klik iklan kemungkinan besar memang tertarik dengan produk anda dan berniat membeli produk anda, bukan sekedar nanya-nanya doang di kolom koment.

3. Website Conversion 
Iklan jenis ini mirip dengan Click to Website. Bedanya, pada Website Conversion temen-temen bisa memasang pixel. Dengan adanya pixel ini, iklan temen-temen akan tayang pada audiens yang sudah pernah mengunjungi website temen-temen. Iklan yang temen-temen pasang akan selalu nongol pada timeline orang-orang yang sudah bernah berkunjung ke website temen-temen.
Tingkat closing biasanya lebih bagus pada iklan ini, namun biayanya lebih mahal dari dua jenis iklan sebelumnya. 

Iklan jenis mana yang paling bagus? Sangat tergantung dari jenis dan karteristik bisnis temen-temen, karena tiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda-benda. Akan tahu mana yang bagus setelah temen-temen menjalankannya. Jangan malas untuk melakukan test.

Monday, June 3, 2019

Cara Membuat Fanspage yang Menarik

Cara Membuat Fanspage yang Menarik

Lama sekali tidak nulis di blog ini. Mumpung ada kesempatan nulis, saya ingin berbagi sedikit pengalaman tetang FB Ads.  Sejak  satu tahun terakhir, saya belajar dan mencoba mempraktekan FB Ads. Sebagai newbie, sudah lumayan spent budget yang saya keluarkan untuk beriklan di FB. Apakah profit atau boncos? Alhamdulillah banyak profitnya dibanding boncosnya..he..he.., walaupun belum sehebat para mastah..
Saya yakin banyak dari temen-temen yang sudah tahu dan pernah beriklan di Facebook, bahkan saya yakin banyak yang sudah hebat-hebat. Namun tidak sedikit dari temen-temen saya yang bertanya bagaimana sich cara beriklan di FB yang bagus dan profitable. Banyak sekali sumber yang mengajarkan step by step cara beriklan di FB, baik itu di Yutube, Blog, ebook, e-course dll, termasuk dalam tulisan saya ini. Namun untuk bisa berklan di FB yang baik dan profitable, harus berani trial and error.
Ok, langsung aja ke materi ya..
Untuk bisa beriklan di FB, yang pertama harus dilakukan adalah membuat Fanspage, karena untuk menjalankan iklan di Facebook kita butuh Fanspage.
Apa itu Fanspage?
Fanspage atau dalam bahasa Indonesianya halaman fans adalah halaman facebook yang dibuat untuk mengumpulkan fans atau audience. Dengan Fanspage memungkinkan jangkauan/reach postingan yang anda buat bisa menjangkau dan dilihat lebih banyak orang, mulai dari ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu bahkan jutaan orang yang tertarget sesuai dengan target market produk anda.
Dengan Fanspage, Anda bisa mementukan sendiri postingan Anda ingin dilihat oleh siapa saja? Anda bisa mensetting mulai dari usia, jenis kelamin, lokasi/tempat tinggal, perangkat yang digunakan, interest bahkan jam-jam tertentu postngan Anda mau ditampilkan. Bahkan budget iklan bisa Anda tentukan sendiri mulai dari Rp 10.000, sampai tak terbatas. Semakain besar budget yang Anda keluarkan untuk iklan, maka semakin banyak pula orang yang akan melihat iklan Anda.
Fanspage umumnya digunakan sebagai media branding atau media selling. Sebagai media branding, umunya pemilik Fanspage tidak berniat untuk jualan langsung. Fanspage hanya dipakai untuk membangun citra sebuah Brand. Dalam Fanspage ini, tidak akan ditemukan kata kata untuk beli, namun secara tidak langsung dengan kampanya yang mereka buat akan membuat Anda ingin beli produk mereka. Fanspage sebagai media selling, kita bisa menjual produk dengan jumlah lebih banyak tergantung dari budget iklan yang kita keluarkan. Semakin besar budget, tentu jangkauan iklan akan lebih banyak dan peluang closing jadi lebih banyak pula.
Bagaimana cara membyat Fanspage?
Untuk membuat Fanspage, pastikan Anda sudah memiliki akun facebook ya..
1. Log in dulu ke Facebook (facebook.com)
Setelah berhasil log in, klik beranda/timeline lalu cari "Buat Halaman"


Kemudian, akan muncul dashboard pilihan tipe-tipe fanspage. Pilih aja yang Bisnis atau Merek. Kemudian klik Memulai.



Selanjutnya akan muncul dashboard seperti gambar di bawah ini, isi saja dan ikuti step by stem sampai selesai. Isi Nama Bisnis, Kategori bisnis, Alamat, Kota, Kode Pos dan Nomor Telpon. Untuk Kategori Bisnis, saran saya, pilihlah yang tipe Tempat/Bisnis Lokal. Kenapa? Karena pada tipe ini ada fitur ulasan audience. Audience bisa memberikan ulasan dan semakin banyak audience yang memberikan ulasan bintang 5, maka peringkat produk atau bisnis Anda akan semakin baik.





Nah, bila sudah selesai, berarti Selamat... Fanspage Anda sudah berhasil dibuat.

Langkah selanjutnya adalah membuat postingan/update status sesuai dengan bisnis anda.

Monday, September 18, 2017

Hati-hati dan Bijaklah dalam Menggunakan Media Sosial dan Dunia Virtual Lain

Hati-hati dan Bijaklah dalam Menggunakan Media Sosial dan Dunia Virtual Lain

Perkembangan internet dewasa ini telah melahirkan media baru yang kita sebut bersama sebagai media sosial. Media sosial bisa diartikan sebagai sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual lain. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Perkembangan media baru ini seakan berbanding lurus dengan pelanggaran dan kejahatan yang terjadi di dalamnya, salah satunya percemaran nama baik atau penghinaan yang melalui wadah media sosial. Pencemaran nama atau penghinaan baik lewat sosial media telah menjadi fenomena yang marak terjadi di jejaring sosial dalam beberapa tahun belakangan ini.

Pencemaran nama baik merupakan perbuatan melawan hukum yang menyerang kehormatan atau nama baik orang lain. Pencemaran nama baik melalui jaringan internet dalam perkembangannya sudah dapat di kategorikan sebagai kejahatan yang mengkawatirkan.

Sebagian masyarakat menganggap bahwa itu hanyalah bentuk kebebasan berbicara yang merupakan Hak Asasi Manusia (HAM), tapi masyarakat yang lainnya justru melihat ini adalah sebuah bentuk provokasi atau pencemaran nama baik yang perlu dikenakan sanksi atau hukuman tertentu bagi pelakunya atau pelanggarnya.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut sebenarnya hukum lewat produk-produk hukumnya telah mengatur mengenai pencemaran nama baik lewat media sosial ini di dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan juga diatur secara umum di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Di dalam KUHP pencemaran nama baik atau penghinaan diatur didalam Pasal 310 dan 311 sedangkan didalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang merupakan peraturan khusus dari KUHP sebagaimana asas hukum “lex spesialis derogate legi lex generalis” diaturnya mengenai pencemaran nama baik di dalam Pasal 27 ayat (3) Undang-undang ITE menyatakan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Keberlakuan dan tafsir atas Pasal 27 ayat (3) UU ITE tidak dapat dipisahkan dari norma hukum pokok dalam Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP. Demikian salah satu pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam putusan perkara No. 50/PUU-VI/2008 atas judicial review pasal 27 ayat (3) UU ITE terhadap UUD 1945. Mahkamah Konstitusi menyimpulkan bahwa nama baik dan kehormatan seseorang patut dilindungi oleh hukum yang berlaku, sehingga Pasal 27 ayat (3) UU ITE tidak melanggar nilai-nilai demokrasi, hak azasi manusia, dan prinsip-prinsip negara hukum. Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah Konstitusional.

Bila dicermati isi Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE tampak sederhana bila dibandingkan dengan pasal-pasal penghinaan dalam KUHP yang lebih rinci. Oleh karena itu, penafsiran Pasal 27 ayat (3) UU ITE harus merujuk pada pasal-pasal penghinaan dalam KUHP. Misalnya, dalam UU ITE tidak terdapat pengertian tentang pencemaran nama baik. Dengan merujuk Pasal 310 ayat (1) KUHP, pencemaran nama baik diartikan sebagai perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum.

Pasal 27 ayat (3) UU ITE "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik"

Pasal 310 ayat (1) KUHP Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Rumusan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE yang tampak sederhana berbanding terbalik dengan sanksi pidana dan denda yang lebih berat dibandingkan dengan sanksi pidana dan denda dalam pasal-pasal penghinaan KUHP.

Misalnya, seseorang yang terbukti dengan sengaja menyebarluaskan informasi elektronik yang bermuatan pencemaran nama baik seperti yang dimaksudkan dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE akan dijerat dengan Pasal 45 Ayat (1) UU ITE, sanksi pidana penjara maksimum 6 tahun dan/atau denda maksimum 1 milyar rupiah.

Pasal 45 UU ITE (1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Masih ada pasal lain dalam UU ITE yang terkait dengan pencemaran nama baik dan memiliki sanksi pidana dan denda yang lebih berat lagi, perhatikan pasal 36 UU ITE.

Pasal 36 UU ITE "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 27 sampai Pasal 34 yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain"
Misalnya, seseorang yang menyebarluaskan informasi elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain akan dikenakan sanksi pidana penjara maksimum 12 tahun dan/atau denda maksimum 12 milyar rupiah (dinyatakan dalam

Pasal 51 ayat 2) Pasal 51 ayat (2) UU ITE Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).

Sumber: Tulisan dari
Ronny, M.Kom, M.H (Ronny Wuisan)  
Zico Junius Fernando, SH., MH*