Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Tuesday, May 27, 2014

Cara Suntik Pena Insulin

Cara Suntik Pena Insulin

Dibetes Melitus merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena meningkatnya kadar gula dalam darah akibat kekurangan insulin yang merupakan hormon yang bekerja memasukan gula darah ke dalam sel. Gula dalam darah berfungsi sebagai sumber energi.
Suntik insulin meruapakan salah satu terapi bagi pasien diabetes melitus, disamping terapi dengan oral anti diabetik. Terdapat banyak kelebihan terapi dengan suntik insulin dibanding dengan oral anti diabetik, terutama dari segi efektifitasnya. Namun demikian suntik insulin tidak semudah menggunakan oral anti diabetik karena beberapa faktor. Oleh karena itu, terapi dengan suntik insulin perlu adanya pengawasan dan monitoring yang lebih ketat dibanding penggunaan oral anti diabetik.
Penggunaan suntik insulin saat ini, tidak sesulit suntik insulin pada jaman dahulu. Saat ini alat suntik insulin sudah cukup modern, dengan design simple dan friendly atau mudah untuk digunakan sendiri. Umumnya saat ini alat untuk suntik insulin adalah berupa pena insulin, baik yang didesign untuk bisa diisi ulang/refill atau yang disposible. Bahkan saat ini sudah ada alat yang disebut insulin pump.
Biasanya, pasien diabetes yang mendapatkan terapi insulin, akan mendapatkan edukasi  oleh tenaga medis atau dokter tentang cara menyuntikan insulin dengan pena insulin. Namun bila ada yang memerlukan, berikut ini adalah video tentang cara suntik pena insulin/flexpen. Video ini saya dapatkan dari youtube.com. Pena insulin flexpen merupakan pena insulin disposible dari perusahaan yang memproduksi insulin Novo Nordisk.
Semoga bisa bermanfaat..

Saturday, May 3, 2014

Apa itu BPJS dan Bagaimana Cara Mendaftar Sebagai Peserta BPJS?

Apa itu BPJS dan Bagaimana Cara Mendaftar Sebagai Peserta BPJS?

Sahabat, seperti kita ketahui bersama sejak 1 Januari 2014 Pemerintah Indonesia telah memberlakukan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional dan sejak saat itu juga PT. Askes telah bertransformasi sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Walaupun sudah diberlalukan sejak 1 Januari 2014, masih banyak masyarakat yang masih belum memahami apa itu JKN, BPJS dan bagaimana kepesertaanya. Tulisan berikut semoga bisa sedikit membantu untuk lebih memahami apa itu JKN dan BPJS.

JKN merupakan kepanjangan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan Program pelayanan kesehatan dengan menggunakan sistem asuransi. Seluruh warga negara Indonesia nantinya wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa yang akan datang..
Untuk rakyat miskin tidak perlu khawatir, karena semua rakyat miskin ditanggung kesehatannya oleh pemerintah sebagai peserta  PBI (Penerima Bantuan Iuran).
Sementara BPJS adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS ini adalah perusahaan asuransi yang kita kenal sebelumnya sebagai PT Askes. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja). 
Jadi perbedaan JKN dan BPJS adalah JKN merupakan nama programnya, sedangkan BPJS merupakan badan penyelenggaranya. Kinerjanya BPJS akan diawasi oleh DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional).

Bagaimana dengan kepesertaan BPJS?
Peserta BPJS Kesehatan adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran, meliputi :
  1. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) : fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan         penetapan peserta sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.
  2. Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non PBI), terdiri dari : 
             -Pekerja Penerima Upah dan anggota keluarganya
       -Pekerja Bukan Penerima Upah dan anggota keluarganya

Besarnya Iuran Peserta

Iuran peserta BPJS dibagi menjadi:
Untuk golongan rakyat miskin, iuran akan dibayar oleh Pemerintah.
Untuk peserta Penerima Upah, iuran akan dibayarkan oleh pemberi kerja dengan dipotong langsung dari gaji yang diterimanya.
Untuk peserta pekerja bukan penerima upah dan peserta bukan pekerja, iuran dibayar oleh peserta yang bersangkutan. Untuk peserta perorangan ini, besar iuran  sudah ditetapkan sbb:
- Untuk mendapat fasilitas kelas I dikenai iuran Rp 59.500 per orang per bulan
- Untuk mendapat fasilitas kelas II dikenai iuran Rp 42.500 per orang per bulan
- Untuk mendapat fasilitas kelas III dikenai iuran Rp 25.500 per orang per bulan
Pembayaran iuran ini dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulan dan apabila ada keterlambatan dikenakan denda administratif sebesar 2 persen dari total iuran yang tertunggak paling banyak untuk waktu 3 (tiga) bulan. Dan besaran iuran Jaminan Kesehatan ditinjau paling lama dua tahun sekali yang ditetapkan dengan Peraturan Presiden.

Cara Mendaftar atau Mendapatkan Kartu BPJS
Untuk mendapatkan kartu BPJS atau mendaftar sebagai peserta BPJS, Anda datang saja ke kantor BPJS (dulu ASKES) terdekat dengan membawa identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga) dan pas foto. Kemudian di kantor BPJS nanti Anda akan diminta untuk:
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Setelah mengisi formulir, nanti Anda akan diberikan virtual account atau kode Bank untuk membayar premi pertama anda. Bank yang ditunjuk saat ini yaitu BRI, BNI dan Bank Mandiri.
3.Mendapat kartu BPJS yang berlaku di seluruh Indonesia.

Semoga informasi singkat ini bisa membantu sahabat-sahabat semua yang masih bingung dengan JKN dan BPJS. Di lain kesempatan semoga saya bisa share lagi tentang alur pelayanan kesehatan peserta BPJS di Rumah Sakit atau fasilitas kesehatan yang lain.



Tuesday, April 29, 2014

Diabetes Melitus Pada Anak

Diabetes Melitus Pada Anak

Seorang ayah tampak marah dan tidak terima pada saat anaknya dikatakan mengidap Diabetes Melitus (DM) atau dikenal dengan kencing manis. Dengan lantang dia berkata “seumur-umur saya dan istri saya tidak pernah kencing manis. Demikian juga keluarga besar saya tidak ada keturunan penyakit kencing manis! Mana mungkin anak sekecil itu kena kencing manis, yang bener aja dok …. !”
Itu adalah reaksi yang normal bagi orang tua yang anaknya mengidap DM. Marah, kecewa, menyangkal bahkan berpindah-pindah dokter untuk memastikan bahwa apakah anaknya benar-benar mempunyai penyakit diabetes.
Kenyataannya bahwa kejadian DM pada anak dan remaja cukup tinggi di berbagai negara. Laporan dari International Society of Pediatric and Adolescene Diabetes (ISPAD) bahwa insiden DM bervariasi di berbagai negara berkisar 0.1 s.d 57,6 anak per 100.000 orang. Kasus paling banyak memang ada di Eropa (Finlandia, Kanada, Swedia dan Inggris) tetapi di Asia kasus DM pada anak ini tidak kurang dari 2-5 anak per 100.000 orang. Data semua kasus DM di Indonesia memang belum terlaporkan dengan baik, tapi saat ini data yang dihimpun UKK Endokrinologi IDAI terdapat lebih dari 700 anak. Ini bukan angka kejadian yang sebenarnya karena masih mungkin banyak kasus tidak terdiagnosis.

Mengenal gejala DM
Gejala DM pada anak hampir menyerupai gejala DM pada dewasa yaitu sering haus, sering kencing, sering lapar, makan banyak tetapi berat badan menurun, sering lelah/lemas, dan jangka panjang bisa rasa kesemutan di kaki, pandangan kabur ataupun luka yang sulit sembuh. Pada orang tua yang cukup perhatian pada anaknya maka gejala-gejala seperti di atas mudah ditemukan. Terutama gejala berat badan menurun akan sangat terlihat pada anak, juga gejala anak sering terbangun pada malam hari karena bolak-balik kencing. Jika gejala awal tidak diperhatikan maka anak seringkali mengalami lonjakan kadar gula darah dengan gejala yang berat misal pingsan, nyeri perut hebat, muntah-muntah dan sesak napas.

Perbedaan tipe DM anak dan dewasa
DM pada anak dan remaja hampir 98% merupakan DM tipe 1, yaitu terjadinya DM akibat pankreas tidak bisa menghasilkan hormon insulin yang cukup untuk metabolisme gula dalam tubuh. Mekanisme utama kerusakan pancreas sehingga tidak bekerja secara normal adalah mekanisme otoimun. Hal ini terjadi bila sel daya tahan tubuh (antibody), dengan pencetus tertentu, tiba-tiba menganggap sel dalam pancreas sebagai musuh yang harus dihancurkan. Akibatnya sedikit demi sedikit sel beta dalam pancreas yang bertugas memproduksi insulin mengalami kerusakan, dan bila kerusakannya telah mencapai >80% maka muncullah gejala DM. Tipe DM ini berbeda pada dewasa yaitu pada dewasa jumlah insulin cukup tetapi insulin tidak bisa bekerja dengan baik. Hal ini disebut DM tipe 2. Perbedaan mendasar ini membuat pengobatan DM pada anak dan dewasa sangat berbeda. Pada anak tentunya harus diberikan insulin terus menerus mengingat tubuh tidak dapat memproduksi insulin, sedangkan pada dewasa cukup diberikan obat untuk menurunkan kadar gula. Pengaruh faktor keturunan Hampir 80% DM tipe 1 pada anak tidak mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit DM. Hal ini berbeda dengan DM tipe 2 dimana riwayat DM sering dijumpai pada keluarga. Pada DM tipe 1 faktor yang paling berpengaruh adalah pencetus dari lingkungan (infeksi virus, toksin dll) pada anak yang rentan.

Prinsip Penatalaksanaan DM pada anak
Setiap anak yang mempunyai gejala khas DM seperti di atas harus dibawa ke dokter spesialis anak untuk diperiksa lebih lanjut. Untuk memastikan DM biasanya anak akan diperiksa kadar gula darahnya (GD). Kadar gula darah yang mengarah pada DM bila GD puasa >140mg/dl atau GD sewaktu > 200 mg/dl. Untuk memastikan tipe DM dokter akan memeriksa kadar C-peptide dan untuk memastikan terjadinya proses otoimun maka marker otoimun juga akan diperiksa (misal ICA, GAD, IAA). Bila diagnosis DM sudah dipastikan maka dokter akan memberikan terapi insulin untuk menggantikan insulin tubuh yang kurang/tidak diproduksi.
Beberapa factor yang penting dalam pengobatan DM pada anak adalah pemberian insulin, pengeturan makanan, olahraga, pemantauan kadar gula darah mandiri. Tujuan terapi DM adalah mempertahankan anak bertumbuh dan berkembang secara optimal, gula darah terkontrol dalam kisaran normal, mencegah komplikasi jangka panjang dan jangka pendek dan anak secara bertahap bisa bertanggungjawab secara mandiri untuk melakukan monitoring kadar GD dan dapat menyuntik insulin sendiri.
Sumber : www.endokrinanakbandung.com

Sunday, March 30, 2014

Hipoglikemia dan Cara Menghindarinya

Hipoglikemia dan Cara Menghindarinya

Hipoglikemia merupakan suatu keadaan dimana kadar gula darah dalam tubuh terlalu rendah.
Pasien dikatakan hipoglikemi bila :
  • Kadar glukosa darah < 60 mg/dl, atau
  • Kadar glukosa darah < 80 mg/dl dengan gejala kinis
Adapun tanda-tanda klinis hipoglikemi adalah :
  • Stadium parasimpatik : lapar, mual, tekaanan darah turun
  • Stadium gangguan otak ringan : lemah, lesu, sulit bicara, kesulitan menghitung sementara
  • Stadium simpatik : keringat dingin pada muka, bibir atau tangan gemetar
  • Stadium gangguan otak berat : tidak sadar dengan atau tanpa kejang.

Sumber gambar: www.diabetesmelitus.org
Pada pasien diabetes perencanaan makan, olah raga, terapi obat oral maupun penggunaan insulin harus memperhatikan aktivitas-aktivitas berat yang sedang dilakukan untuk menghindari resiko hipoglikemia. Hal ini sangat penting karena hipoglikemia dapat berakibat sangat fatal. Jadi monitor gula darah anda secara seksama untuk menghindarinya.

Hal yang harus dilakukan pada saat hipoglikemia
Stadium permulaan (saat pasien masih sadar)
  • Berikan gula darah murni 30 gram (2 sendok makan) atau sirup/permen gula murni (bukan pemanis pengganti gula atau gula diet/gula diabetes) dan makanan yang mengandung karbohidrat.
  • Hentikan obat anti diabetes (OAD), periksa gula darah.
Stadium lanjut (pasien tidak sadar)
  • Penanganan harus cepat (segera bawa pasien ke rumah sakit)

Pemeriksaan Gula Darah Mandiri

Pemeriksaan Gula Darah Mandiri


Pemantauan glukosa darah mandiri (Self Monitoring Blood Glucose) merupakan pemeriksaan glukosa darah yang dilakukan sendiri di rumah untuk pasien diabetes dengan alat Glukometer. Glukometer adalah alat pemeriksa gula darah yang dapat digunakan secara mandiri oleh penyandang DM namun sifatnya invasif sehingga ada kemungkinan menimbulkan ketidaknyamanan. Pemantauan glukosa darah mandiri sangat penting dan disarankan pada penderiata Diabetes.
Pemantauan glukosa darah mandiri sebaiknya dilakukan secara teratur untuk memahami pengendalian diabetes seseorang dan menginformasikan perubahan yang terjadi selama terapi diabetes. Keadaan yang tidak diinginkan pagi penderita diabetes adalah keadaan di mana kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemi) dan kadar gula darah terlalu tinggi (hiperglikemi). Kedua keadaan ekstrim tersebut sebisa mungkin tidak dialami oleh penderita diabetes sehingga mereka harus mampu mendeteksi diri sendiri melalui pemantauan gula darah madiri.
 Ada sejumlah manfaat Pemantauan glukosa darah mandiri:
  • Membantu untuk menentukan makanan atau diet yang terbaik untuk kendali seseorang 
  • Membantu menginformasikan pasien dan dokter tentang seberapa baik obat bekerja 
  • Mengurangi kekhawatiran terjadi hipoglikemi selama beraktivitas.
Pemantauan glukosa darah mandiri ada baiknya diikuti dengan pencatatan hasil pemeriksaan glukosa darah. Catatan hasil pemeriksaan sangat bermanfaat untuk bisa mengetahui kondisi pasien dari hari ke hari. Catatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi dokter untuk menentukan tindakan yang tepat pada penderita diabetes saat kontrol ke dokter. Berikut contoh form yang bisa digunakan untuk mencatat hasil pemeriksaan gula darah harian. Silakan DOWNLOAD DI SINI

Sunday, April 10, 2011

Tips Bagi Pasien Diabetes dalam Melakukan Perjalanan

Tips Bagi Pasien Diabetes dalam Melakukan Perjalanan

Penyakit diabetes atau penyakit gula merupakan suatu penyakit yang sampai saat ini belum bisa disembuhkan, yang bisa dilakukan adalah mengendalikan atau mengelola penyakit tersebut agar kadar gula darah tetap berada ada level normal, sehingga komplikasi dari penyakit tersebut bisa dihindari dan pasien bisa hidup selayakya orang normal atau tetap memiliki kuaitas hidup yang baik. Jadi bagi anda penderita DM, jangan takut untuk hidup normal atau melakukan aktifitas seperti orang normal asal anda tahu bagaimana mengelola atau memanag penyakit tersebut. Anda harus tetap sadar bahwa anda mederita DM sehingga tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam setiap aktifitas. Seperti takaran makan, obat, jenis olah raga, dll.
Bagi Anda penderita DM yang hendak melakukan perjalanan, hendaknya juga memerhatikan beberapa hal baik persiapan maupun selama perjalanan.
Berikut beberpa tips bagi pasien DM yag hendak malakukan perjalana :

Persiapan Perjalanan

  • Selalu membawa kartu identitas diabetes
  • Periksa gula darah dan kesehatan secara umum
  • Gunakan pakaian yang lebih ringan dan menyerap keringat
  • Gunakan sepatu lama yang paling nyaman, jangan gunakan sepatu baru
  • Bawalah obat-obatan yang biasa dikonsumsi, alat glucometer beserta stripnya
  • Bawa juga makanan kecil, permen (bukan permen rendah kalori).
Selama Perjalanan
  • Usahakan untuk makan dan minum seperti kebiasaan di rumah
  • Perjalanan ke wilayah yang memiliki perbedaan waktu memerlukan penyesuaian jadwal waktu makan da minum obat-obatan.
  • Selalu perhatikan kesehatan kaki dalam perjalanan.
Demikian tips bagi Anda penderita DM yang hendak melakukan perjalanan, agar perjalanan anda tetap menyeangkan dan aman tentunya.

Saturday, April 2, 2011

Apakah Diabetes Melitus (DM) bisa Disembuhkan?

Apakah Diabetes Melitus (DM) bisa Disembuhkan?

Ya, pertanyaan seperti itu sering saya atau sahabat-sahabat dengar. Bahkan pasien diebetes, tidak sedikit yang menanyakan hal tersebut. Mereka tentu berharap penyakit yang mereka derita bisa disembuhkan atau paling tidak suatu saat bisa disembuhkan.

Pekerjaanku memungkinkan saya untuk sering berinteraksi dengan banyak pasien diabetes. Dari sekian banyak pasien diabetes yang saya jumpai, banyak yang sudah memiliki pemahaman yang baik tentang penyakit yang dideritanya, namun tidak sedikit yang masih belum paham sepenuhnya tentang penyakit diabetes. Seperti beberapa hari yang lalu, saya berjumpa dengan seorang penderita diabetes melitus (DM), sorang ibu berusia sekitar 60 tahunan. Dari ceritanya, ibu tersebut cukup mematuhi anjuran dokter dalam menjalani terapi DM. Ibu tersebut menanyakan apakah saya bisa sembuh dari diabetes?
Dari beberapa literatur/referensi yang saya baca dan dari informasi beberapa sumber kedokteran, sampai saat ini, penyakit diabetes (DM tipe I dan II) belum bisa disembuhkan (belum ada obat yang dapat menyembuhkan DM). Yang bisa dilakukan saat ini adalah upaya untuk megendalikan DM, dengan tujuan menurunkan kadar gula darah senormal mungkin. Upaya tersebut meliputi exercise/latihan jasmani, mengatur pola makan (diet) dan terapi meggunakan obat anti diabetes (OAD) atau terapi insulin. DM yang terkendali, memugkinkan pasien untuk hidup normal dengan melakukan aktivitas selayaknya orang normal dan memiliki kualitas hidup yang baik. Dan yang lebih penting, pasien DM yang gula darahnya terkendali, akan terhindar dari berbagai komplikasi diebetes seperti penyakit jantung, ginjal, stroke, kebutaan, impotensi, gangrene, dll.
Namun demikian, ilmu kedokteran terus berkembang. Berbagai upaya tentu dilakukan untuk mengobati penyakit DM. Jadi bukan suatu hal yang mustahil suatu saat akan ditemukan obat atau cara yang bisa menyembukan penyakit DM.
Sebuah berita yang mungkin bisa menjadi harapan bagi pasien DM adalah saat ini sedang dikembangkan metoda pemanfaatan sel punca untuk mengobati penyakit DM oleh Universitas Airlangga, Surabaya. Memang baru penelitian tahap awal, dan masih butuh waktu untuk menjadikan metode tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan pasien, namun paling tidak itu menjadi sebuah harapan baru.

Saturday, March 19, 2011

Air Oksigen, Perlukah?

Air Oksigen, Perlukah?

Saat ini banyak produsen yang menawarkan berbagi macam air oksigen atau air heksagonal. Katanya air oksigen bisa menyegarkan dan bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Benarkah?
Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dari divisi ginjal hipertensi, Departemen IlmuPenyakit Dalam FKUI dalam acara konferensi pers Hydration and Health di Hotel Gran Sahid Jaya, Jumat (18/3/2011) seperti dikutip detik.com, mengatakan "Pada manusia oksigen hanya bisa diserap oleh paru-paru dan tidak bisa diperut, jadi air oksigen tidak memberikan manfaat lebih."

Selanjutnya Dr Parlindungan menuturkan sempat ada joke yang mengungkapkan 'Kalau Anda bukan ikan, tidak perlu minum air beroksigen'. Hal ini karena ikan bisa menyerap oksigen yang ada di dalam air melalui insangnya, sedangkan manusia tidak bisa.

"Karena itu apa pun yang ditawarkan sebenarnya sama saja, asalkan air putih yang dikonsumsi sudah cukup akan berdampak baik bagi kesehatan," ujar dokter yang mendapat gelar Doktor dari FKUI pada tahun 2008.

Dr Parlindungan mengungkapkan sedangkan untuk air yang difortifikasi (ditambahkan) dengan kandungan lainnya akan memberikan dampak yang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Misalnya air bikarbonat yang diklaim bisa membuat awet muda akan berbahaya jika berlebihan, dan evidence base (dasar pembuktian) untuk hal ini juga masih rendah.

Konsumsi air yang cukup pada orang dewasa dalam keadaan normal (suhu tubuh dan lingkungan) sebanyak 2 liter dalam waktu 24 jam. Asupan ini harus ditambah jika memiliki latihan fisik yang tinggi, demam, serta suhu lingkungan yang tinggi.

"Jika berada di lingkungan yang dingin juga dianjurkan untuk minum lebih banyak karena banyak mengeluarkan air melalui urine dan pernapasan. Kalau keringat mungkin tidak terlihat karena ia sudah terlanjur menguap sebelum kelihatan," ujarnya.

Sementara itu Dr dr Saptawati Bardosono, MSc menuturkan tubuh tidak bisa menyimpan cadangan air, sedangkan air yang diproduksi di dalam tubuh hanya seperlimanya saja dan paling banyak berasal dari asupan air minum.

"Kalau sudah timbul rasa haus itu menandakan tubuh sudah kekurangan cairan dan umumnya perempuan lebih rentan terkena dehidrasi dibanding laki-laki karena lebih banyak mengandung lemak," ujar Dr Tati.

Secara klinis dehidrasi ringan terjadi jika tubuh kekurangan 3-9 persen cairan tubuh, sedangkan dehidrasi berat jika tubuh kekurangan lebih dari 9 persen cairan tubuh.

Tapi dalam satu studi diketahui kekurangan cairan tubuh sebesar 1,3 persen pada perempuan dan 1,5 persen pada laki-laki sudah menimbulkan gejala dehidrasi seperti penurunan fungsi kognitif, aktivitas terganggu dan lelah.

"Untuk mencegah dehidrasi sebaiknya tiap 1-2 jam sekali minum satu gelas air biar tidak cepat tensi (marah-marah)," ujar Dr Tati dari Departemen Ilmu Gizi FKUI.
Sumber : detik.com

Sunday, November 14, 2010

World Diabetes Day

World Diabetes Day


Hari ini tanggal 14 Nopember 2010. Ada apa dengan tanggal 14 Nopember? Mungkin banyak diantara kita yang belum tahu bahwa hari ini, tanggal 14 Nopembar telah ditetapkan oleh International Diebetes Federation (IDF) dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai Hari Diabetes Sedunia atau World Diabetes Day.
Peringatan Hari Diabetes Sedunia atau World Diabetes Day merupakan suatu bentuk kampanye di seluruh dunia terhadap kesadaran global utama dari dunia diabetes. Hal ini juga merupakan respon terhadap terus menigkatnya prevalensi diabetes di seluruh dunia.
World Diabetes Day diperingati oleh seluruh dunia dengan berbagai aktivitas. Antara lain dengan pencahayaan gedung-gedung dan monument-monumen di seluruh dunia dengan warna biru. Biru adalah symbol diabetes global, tepatnya lingkatan biru. Dipilih warna biru karena biru adalah warna bendera PBB dan warna langit yang menyatukan kita semua. Lingkaran biru telah ditetapkan sebagai logo resmi World Diabetes Day.
Aktivitas lain yang dialkukan di seluruh dunia yaitu Global Diabetes Walk, yaitu sebuah program yang berisi ajakan yang berbunyi “jalanlah selama 30 menit, dimana saja, kapan saja, sendiri atau berkelompok”. Dengan berjalan setiap hari diharapkan mencegah progresifitas penyakit diabetes.
Kemudian, masih dalam rangka World Diabetes Day telah diluncurkan The Online Blue Cyrcle Test, yaitu sebuah aplikasi web yang interaktif yang dikembangkan untuk menunjukan factor-faktor resiko diabetes. Tes ini memungkinkan pengunjung web tersebut untuk mempelajari berbagai faktor resiko diabetes dan menemukan profil faktor resiko diri sendiri dengan disertai informasi mengenai hal-hal positif yang dapat mereka lakukan untuk mengurangi resiko mereka menderita diebetest tipe 2. Untuk mencoba mengakses web tersebut silakan klik www.worlddiabetesday.org/en/bluecircletest
Di Indonesia sendiri PERSADIA mengadakan pemilihan Pandu Diabetes Indonesia untuk mencari pemenang atau leader diantara penderita diabetes. Sang Pandu Diabetes diharapkan menjadi model untuk mengontrol diabetes dan membantu meningkatkan kesadaran penderita diabetes tipe 2. Selain itu symposium-symposium tentang diabetes juga diadakan, seperti di Jakarta diadakan Jakarta Diabetes Meeting (JDM) tanggal 13-14 Nopember 2010.
Berbagai kegiatan dan aktifitas dalam rangka World Diabetes Day atau Hari Diabetes Sedunia diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kita bahwa diabetes merupakan ancaman bagi kita penduduk dunia karena prevalaensi yang terus meningkan akibat perubahan pola hidup. Diabetes dapat dicegah atau ditunda dengan pola hidup sehat, makan secukupnya dan berimbang serta, lakukan aktifitas fisik. Selain itu, bagi penderita diabetes, dengan pengetahuan dan kesadaran akan diabetes diharapkan prgresifitas penyakit diabetes dapat dicegah.

Tuesday, November 9, 2010

Manfaat Buah Mengkudu/Pace

Manfaat Buah Mengkudu/Pace

Mengkudu atau Pace (Jawa) sudah lama diketahui memiliki khasiat sehingga banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal. Mengkudu berasal dari Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain dari tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti). Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1500 m.
Tinggi pohon ini antara 3 - 8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih, buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.
Asal usul mengkudu tidak terlepas dari keberadaan bangsa Polinesia yang menetap di kepulauan Samudra Pasifik. Bangsa Polinesia dipercaya berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, bangsa yang terkenal berani mengembara, tanpa sebab yang jelas mereka menyebrang lautan meninggalkan tanah air mereka, hingga sampai di Polinesia, yaitu kepulauan di sekitar Pasifik Selatan. Pada saat berpindah mereka membawa juga beberapa tumbuhan asli, termasuk mengkudu karena dianggap barang keramat. Mereka menduka tumbuhan dengan nama laitin Morinda Citrifolia memiliki banyak manfaat dan dipercaya dapat mengbati berbagai macam penyakit.
Secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Berbagi senyawa yang terkandung di dalam mengkudu : xeronin, plant steroid, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronin, antra quinines, trace elemants, phenylalanine, magnesium dll. Selenium, salah satu mineral yang terkandung di dalam mengkudu, merupakan antioksidan hebat. Terpenoid membantu memulihkan sel-sel tubuh. Mengkudu juga mengandung zat-zat anti bakteri. Kemudian Scolopeptin yang terkandung dalam mengkudu juga merupakan anti alergi dan anti peradangan. Mengkudu juga mengandung zat anti kanker yang efektif melawan sel-sel abnormal. Xeronin dan proxeronine yang terkandung dalam mengkudu, diserap oleh sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif. (Wikipedia)
Berbagai penelitian ilmiah sampai saat ini juga sudah banyak dilakukan untuk membuktikan manfaat buah mengkudu ini untuk kesehatan. Banyak perusahaan juga yang sudah memproduksi obat herbal atau minuman dengan kandungan mengkudu ini, sehingga kita bisa memanfaatkan mengkudu ini untuk kesehatan dengan lebih mudah. Salah satu perusahaan yang memanfaatkan mengkudu atau noni untuk bahan berbagai produk kesehatan adalah Tahitian Noni International, Inc yang berpusat di Amerika. Perusahaan ini juga melakukan berbagai penelitian tentang manfaat mengkudu atau noni untuk kesehatan. Produk yang cukup terkenal adalah Tahitian Noni Juice, disamping produk-produk lain dari bahan mengkudu atau noni.

Sunday, August 22, 2010

Kayumanis Sebagai Obat Alternative Diabetes

Kayumanis Sebagai Obat Alternative Diabetes

Kayumanis merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang banyak di jumpai di Indonesia. Kayumanis sebagai obat, juga sudah banyak yang mengatahuinya walaupun kepercayaan itu disebarkan dari mulut ke mulut. Oleh karena itu banyak industri jamu yang memanfaatkan khasiat kayumanis.

Namun menurut penelitian ilmiah di California, kayumanis bisa mencegah dan melawan diabetes tipe 2 dengan bertindak sebagai pengganti insulin.
Penelitian yang dilakukan Peneliti dari Universitas California ini meneliti tentang dampak-dampak kayumanis pada tikus penderita diabetes, yang diberi makan cairan kayumanis. Kayumanis memiliki komponen yang diyakini memiliki potensi untuk mencegah atau menyembuhkan diabetes.
Dari penelitian ini mudah-mudahan kayumanis bisa dijadikan sebagai salah satu alternative pengobatan diabetes dan semakin banyak pasien diabetes yang bisa mendapatkan pengobatan dengan lebih terjangkau.
Ternyata negeri kita ini kaya akan obat tradisional yaa. Namun, kenapa mesti orang luar dulu yang meneliti??


Hidup Sehat Tanpa Kolesterol

Hidup Sehat Tanpa Kolesterol

Kolesterol adalah bagian dari lemak yang merupakan salah satu Zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh di samping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.
Lemak dalam jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh sebagai :
1. Sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi.
2. Kolesterol merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh.
3. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.

Kolesterol yang dibutuhkan tubuh secara normal diproduksi oleh tubuh dalam jumlah tertentu. Tapi
kolesterol bisa meningkat berlebihan disebabkan asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan junk food.

Kelebihan kolesterol dalam tubuh akan ditimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Aterosklerosis merupakan penyebab awal penyakit jantung dan stroke.

Pola hidup yang kurang baik yang banyak terjadi saat ini turut berperan dalam mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah anda, seperti banyak makan makanan yang tidak sehat dan kurang berolah raga. Semakin baik pola hidup anda, tentu semakin terjaga kesehatan anda secara keseluruhan.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk menghindari ancaman penyakit yang berasal dari kolesterol tinggi, antara lain :
1. Mengubah gaya hidup yang kurang baik, seperti pola makan dengan menghindari makanan dengan kolesterol tinggi dan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti goreng-gorengan, makanan bersantan.
2. Biasakan makan makanan yang banyak mengandung serat seperti buah-buahan, sayuran.
3. Lakukan olah raga rutin, minimal selama 30 menit, tiga kali seminggu.
4. Kendalikan berat badan anda. Bila anda mempunyai kelebihan berat badan, cobalah menurukan berat badan dengan berolah raga rutin.
5. Hentikan kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol dan mengurangi makanan yang tinggi gula.
6. Usahakan membatasi kandungan lemak pada makanan yang anda konsumsi menjadi 3 gram perhari atau kurang.
Dari : berbagai sumber


Musim Pancaroba, Waspada DBD!!

Musim Pancaroba, Waspada DBD!!

DBD atau Demam Berdarah merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk rumah (aedes aegypti) atau nyamuk kebun (aedes albopictus). Virus ini bila masuk ke dalam aliran darah dapat menyebabkan”bocornya” cairan tubuh merembes keluar dari pipa pembuluh darah. Gejala yang umum adalah demam tinggi yang cenderung meninggi lagi walaupun sudah minum obat. Demam tinggi tersebut umumnya disertai tidak enak ulu hati dan mual hebat. Serangan DBD dapat berakibat fatal (menyebabkan kematian) bila terlambat ditangani. Hal ini karena sampai saat ini belum ada obatnya.

Perubahan iklim dan musim saat ini, terjadinya global warming, menyebabkan lahirnya generasi-generasi virus DBD yang makin ganas yang serangannya makin dahsyat dan mematikan. Oleh karena itu, di musim pancaroba ini dimana terjadi perubahan musim, kita harus waspada terhadap serangan DBD terutama di daerah-daerah endemic DBD. Hal ini karena pada musim pancaroba ini umunya populasi nyamuk meningkat.
Beberapa upaya dapat kita lakuakan untuk mencegah serangan DBD atau menghindari fatalnya serangan DBD, antara lain :
• Upaya pencegahan
Upaya ini meliputi pencegahan terhadap gigitan nyamuk dan upaya menekan populasi nyamuk. Mencegah dari gigitan nyamuk bisa dilakukan dengan memakai obat anti nyamuk, tidur siang berkelambu.
Upaya menekan populasi nyamuk dilakukan karena tidak mungkin untuk membasmi virus penyebab DBD, yang mungkin kita lakukan adalah menekan populasi nyamuk. Sehingga walaupun virus DBD ada, tanpa adanya nyamuk, DBD tidak akan menjangkiti kita. Menekan populasi nyamuk bisa dilakukan dengan “abatisasi”, penyemprotan, dan membersihkan tempat-tempat yang memungkinkan digunakan untuk berkembangnya nyamuk seperti genangan air. Abatisasi dilakukan dengan tujuan untuk membunuh larva atau jentik nyamuk. Abatisasi dilakukan menjekang musim penghujan. Sedangkan penyemprotan dimaksudkan untuk membunuh nyamuk dewasa. Penyemprotan ini dilakukan bila ada kasus DBD, dan penyemprotan ini dilakukan pada radius 100 meter dari rumah orang yang terserang DBD. Kombinasi abatisasi dan penyemprotan perlu dilakukan. Hal ini karena penyemprotan hanya efektif beberapa minggu saja yaitu seumur nyamuk. Nyamuk baru akan mucul lagi bila jentik nyamuk tidak dibasmi dengan abatisasi.
• Selalu Waspada
Kewaspadaan terhadap serangan DBD sangat diperlukan terutama di daerah endemic DBD. Waspadai dan jangan abaikan kejadian demam betapa ringan sekalipun. Hal ini karena gejala atau tanda yang muncul tidak sealalu nyata. Jadi setiap kejadian demam terlebih disertai tidak enak ulu hati, mual segeralah memeriksakan diri ke dokter atau memeriksakan darah di laboratorium. Hal ini karena hanya dengan pemeriksaan laboratorium darah, bisa dipastikan apakah DBD atau tidak. Pada orang yang terjangkit DBD nilai trombosit menurun jauh dari 400 ribuan, kemudian nilai Hb, leukosit juga menurun. Makin turun nilai trombositnya, makin buruk penyakit DBDnya. Jadi sekali lagi, factor cepatnya mendapat pertolongan dini dari dokter sangat menentukan. Kasus DBD yang terlambat ditangani sudah sering kita dengar. Jadi tetaplah waspada!
Bila mencurigai suatu demam sebagai DBD, yang perlu kita lakukan adalah minum sebanyak mungkin, kalau ada bisa dengan oralit agar cariran tubuh tidak cepat berkurang dan pasien menjadi syok. Kemudian segeralah bawa ke dokter atau Rumah Sakit untuk mendapat penanganan selanjutnya.
Sumber : berbagai sumber

Waspada!, Flu Babi masuk Indonesia

Waspada!, Flu Babi masuk Indonesia

Belum lama kayaknya flu burung meneror kita, sekarang mucul lagi flu babi. Nanti flu apa lagi? Makin ke sini kayaknya makin banyak aja penyakit yang aneh-aneh. Suatu penyakit belum ketemu cara pengobatanya, muncul penyakit yang lain. Pertanda apakah ini? Tanda apa itu, Gak usah terlalu dipikirin, yang penting yang harus kita ketahui adalah apa itu flu babi, cara penularannya, bagaimana mencegahnya dan apa tindakan kita?
Tul gak…? Dan perlu diketahui juga flu babi sudah masuk ke Indonesia lho… Sampai saat ini, seperti dilaporkan oleh Antara News, jumlah pasien positif melalui pemeriksaan laboratorium flu babi mencapai 8 orang. Sebagian adalah warga Negara asing. Kemudian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam rapat daruratnya di Jenewa, Swiss baru-baru ini memutuskan meningkatkan status flu babi menjadi pandemi. Artinya flu babi sudah menjadi ancaman global (Tempo Interaktif). Ngeri juga ya....

Apa Sich.. Flu Babi itu?
Flu babi (Swine influenza) adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A.( Wikipedia). Flu babi pada awalnya adalah virus yang menyerang babi. Ditemukan pertama kali di Amerika Serikat pada tahun 1930. Dalam perkembangannya, virus tersebut dapat menyerang manusia, bahkan dapat berpindah dari manusia ke manusia. Virus flu babi yang lama tak terdengar mengalami serangkaian mutasi dan muncul di Meksiko pada awal 2009 sebagai varian baru yaitu virus H1N1.
Nah…,Gejala Flu Babi bagaimana?
Gejala utama flu babi mirip dengan gejala influensa pada umumnya seperti : demam, batuk, pilek, letih dan sakit kepala. Beberapa pasien dapat mengalami mual, muntah dan diare. Kematian umumnya karena adanya infeksi sekunder bakteri pada paru.( Blogdokter.net)
Apa Yang Harus Kita Lakukan?
Cara pencegahan flu babi pada prinsipnya sama dengan cara pencegahan flu lainnya yaitu dengan vaksinasi. Hanya saja sampai saat ini vaksin flu babi belum ditemukan. Cara yang bisa kita lakukan saat ini adalah sebisa mungkin meminimalisir kontak dengan virus seperti mencuci tangan sesering mungkin, tidak menyentuh wajah terutama hidung dan mulut, serta menghindari kontak dengan orang yang sedang flu. Sedangkan bagi orang yang terinfeksi sebaiknya tinggal di rumah aja, menghindari keramian, tidak bekerja atau sekolah dulu, jangan bersin, batuk atau berbicara terlalu dekat dengan orang lain (Blogdokter.net).



Saturday, August 21, 2010

Apakah pasien Diebetes Melitius boleh berpuasa?

Apakah pasien Diebetes Melitius boleh berpuasa?

Sebentar lagi kita memasuki bulan Romadhon atau bulan puasa. Pasien atau penderita Diabetes kadang ragu-ragu apakah boleh berpuasa atau tidak. Sebagai muslim, puasa bulan romadhon adalah wajib dan tentu Anda ingin memenuhi kewajiban sebagai umat muslim. Puasa juga sebenernya baik dan sangat dianjurkan
bagi pasien diabetes tertentu, namun ada juga pasien diabetes yang tidak dianjurkan berpuasa. Bagaimanapun juga diabetes saat ini adalah tidak lagi dianggap penyakit yang harus mengganggu kehidupan normal penderitanya. Ada baiknya, sebelum anda memutuskan untuk berpuasa atau tidak konsultasikan dulu dengan dokter Anda.
Ada beberapa hal yang harus diingat atau diketahui bagi Anda, penderita diabetes yang berniat berpuasa di bulan romadhon :
1. Pertimbangkan tingkat penyakit diabetes Anda sebelum memutuskan untuk berpuasa, diabetes ringan, sedang atau berat. Konsultasikan dengan dokter Anda.
2. Puasa sangat baik bagi penderita Diabetes ringan (bisa dikendalikan dengan diet), terutama yang berbadan gemuk.
3. Diabetes sedang boleh berpuasa dengan ketentuan khusus sesuai dengan anjuran dokter, dan harus selalu waspada terhadap kadar gula darahnya.
4. Penderita diabetes berat tidak boleh berpuasa karena dapat mengalami bahaya yang serius.
5. Pada umumnya penderita diabetes yang harus mendapatkan insulin dianggap tidak tepat untu berpuasa. Meskipun beberapa dokter megijinkan berpuasa bagi penderita dengan insulin dosis rendah, sebagian besar dokter tetap tidak menganjurkan pasien kelompok ini berpuasa.
6. Obat oral harus tetap dimakan bersama buka puasa, untuk mengendlikan kadar gula darah yang berlebihan sesudah berpuasa. Jika masih ada obat diabetes yang harus dimakan pada saat sahur, maka dosis biasaya dikurangi setengah untuk memberikan hasil yang baik selama berpuasa siang hari.
7. Pengendalian gula darah tidak hanya melalui diet, tapi juga melalui kerja jasmani di siang hari. Selama berpuasa kegiatan yang normal tidak perlu dikurangi, dan dianjurka beristirahat seleas tengah hari.
8. Diet Anda harus tidak mengandung gula atau yang manis-manis selama bulan puasa. Karbohidrat secukupnya, protein boleh dimakan secara bebes, lemak dan garam sesuai anjuran dokter. Yang terpenting adalah jangan membebanu perut Anda terlalu penuh.
9. Penyakit-penyakit yang menyertai diabetes harus pula dikendalikan pada saat yang sama dan adaalanya memerlukan perubahan pada susunan diet anda.
10. Beberapa obat dapat mempengaruhi kadar gula darah. Jika Anda memakannya atau menduga anda mendapatan obat tersebut, bicarakan hal itu dengan dokter Anda, karena mungkin ia akan mengubah atau mengganti cara pengobatan yang lebih sesuai untuk Anda.
Bagaimanapun juga, sebelum Anda memutusan untuk berpuasa atau tidak, adalah sangat bijaksana dan sangat dianjurkan untuk minta pendapat atau berkonsultasi dahulu dengan dokter Anda.
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa…..
Sumber : berbagai sumber.

Hidup Sehat dengan Diabetes

Hidup Sehat dengan Diabetes

Dibetes Melitus merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena meningkatnya kadar gula dalam darah akibat kekurangan insulin yang merupakan hormon yang bekerja memasukan gula darah ke dalam sel. Gula dalam darah berfungsi sebagai sumber energi. Kadar gula darah puasa orang normal berkisar antara 80-110 mg/dl.
Dibetes Melitus ada beberapa tipe, antara lain :

* Diabetes Melitus Tipe I
Pada tipe ini, pancreas tidak memproduksi insulin sama sekali atau insulin tidak ada. Biasanya badabn pasien kurus dan terjadi pada anak-anak dan usia muda.
* Diabetes Melitus Tipe II
Pada tipe ini, produksi insulin terganggu atau insulin yang ada tidak bekerja dengan baik.


Faktor genetic mempunyai pengaruh kuat dalam berkembangnya Diabetes Melitus (DM), namun beberapa pemicu awal terjadinya Diabers Melitus antara lain :

* Obesitas dan makan berlebihan
* Kurangnya latihan fisik atau berolah raga
* Kehamilan
* Stress

Adapun tanda-tanda atau gejala Diabetes yang mudah dikenali antara lain :
· Perasaan cepat haus dan lapar
· Sering buang air kecil terutama pada malam hari
· Menurunnya berat badab secara cepat, padahal nafsu makan berlebihan
· Cepat lelah dan mengantuk
· Sering merasa gatal-gatal, terutama pada bagian tubuh yang lembab dan lipatan-lipatan
· Penglihatan sering kabur
· Mudah bisulan dengan kesembuhan yang agak lama
· Menurunnnya gairah sexual
· Ibu melahirkan bayi lebih dari 4 Kg
Penyakit Diabetes Melitus dapat meyebabkan berbagai komplikasi bila tidak ditangani dengan baik. Beberapa komplikasi yang mungkin timbul pada pasien DM antara lain :
· Hipertensi/ Tekanan darah Tinggi
· Gangguan fungsi ginjal
· Stroke
· Penyakit Jantung
· Impotensi
· Luka yang tidak bisa sembuh sampai terjadinya gangrene
· Terganggunya fungsi mata yang dapat mengakibatkan kebutaan
· Kesemutan daerah telapak kaki dan tangan.
Mengingat DM dapat menimbulkan komplikasi yang sangat serius bila tidak ditangani dengan baik, maka perlu dilakukan pengelolaan diabetes pada pasien sehingga komplikasi lanjut tidak terjadi atau dapat diminimalkan dan pasein dapat menikmati hidup dengan kualitas yang lebih baik. Pengelolaan diabetes melitus perlu dilakukan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pengelolaan jangka pendek adalah untuk menghilangkan keluhan atau gejala diabetes sehingga pasien merasa aman dan sehat. Pengelolaan jangka panjang adalah untuk mencegah atau meminimalkan terjadinya komplikasi lanjut dari diabetes melitus.
Pilar dalam pengelolaan diabetes melitus meliputi :
· Edukasi
· Perencanaan makan/ diet
· Olah raga yang teratur
· Minum obat sesuai dengan anjuran dokter
Dengan pengelolaan yang baik dengan selalu berkonsulatsi dengan dokter dan ahli gizi tentu komplikasi diabetes dapat dicegah atau setidaknya diminimalisir, sehingga kualitas hidup akan menjadi lebih baik.
Ada beberapa hal yang perlu diketehui oleh penderita diabetes berkaitan dengan komplikasi Diabetes :

* Hipoglikemi
Hipoglikemi terjadi bila kadar gula dalam darah menurn hingga

Tidur Anda mendengkur? Hati-hati…

Tidur Anda mendengkur? Hati-hati…

Mendengkur bagi sebagian orang dianggap bukan masalah. Paling pasangan tidur kita yang terganggu akibat kerasnya suara dengkuran. Namun
mendengkur ternyata merupakan bagian dari persoalan kesehatan serius. Mendengkur ternyata bisa menyebabkan trjadinya sleep apnea atau berhenti napas saat tidur. Jadi mendengkur sebenarnya berbahaya juga ya…
Apakah tidur anda suka mendengkur? Segera konsultasikan dengan dokter!